Penerapan Model Regresi Zero Inflated Poisson pada Kejadian Kelahiran di Luar Nikah WUS di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017 (Analisis Data SDKI 2017)

Dwi Cahyo Firmansyah, Fathin Nadillah, Megananda Ghowo Rizky, Nurul Hanifah Septiani, Sri Rahayu Yogyana Sinurat, Rani Nooraeni

Abstract


Kelahiran di luar nikah adalah setiap kelahiran yang terjadi di luar pernikahan di mana orang tua mereka tidak menikah secara sah. Wanita yang melahirkan di luar nikah masih dianggap tabu di Indonesia, karena kelahiran di luar nikah dianggap melanggar budaya dan hukum Indonesia. Menurut data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017, dari semua kasus kelahiran di luar nikah di kalangan perempuan usia subur di Indonesia, 53 persen di antaranya terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kasus kelahiran di luar nikah di Indonesia terbilang sedikit karena keberadaan norma sosial, agama, dan stigma yang masih berlaku di masyarakat. Jadi, sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kelahiran di luar nikah. Karena angka kelahiran di luar nikah relatif rendah (kejadian langka) sehingga metode yang tepat untuk menganalisis masalah ini adalah Zero Inflated Poisson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk model log, variabel yang mempengaruhi jumlah rata-rata anak yang lahir di luar nikah adalah status kontrasepsi, tingkat pendidikan, dan status pekerjaan. Untuk model logit, variabel yang mempengaruhi risiko tidak memiliki kelahiran di luar nikah adalah status pekerjaan dan kelompok umur.


Keywords


kelahiran di luar nikah; zero inflated poisson; wanita usia subur

Full Text:

PDF

References


Adebowale, A. S. dan Palamulani, M. E. (2013). Patterns of Premarital Childbearing Among Unmarried Female Youths in Sub-Saharan Africa: Evidence from demographic Health Survey. Scientific Research and Essays, 9(10), 421-430.

Agresti, A. (1990). Categorical Data Analysis. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Akerlof, G., dkk. (1996). An Analysis of Out of Wedlock Childbearing in the United States. Quarterly Journal of Economics, 211(2), 217-317.

Anwar, E. N. (1995). Variabel Sosial Ekonomi vs Variabel Antara dalam Analisis Faktor Penentu Fertilitas. Jakarta : BKKBN

Bachu, A. (1999). Trend in Premarital Childbearing. Washingtonn, Washington: U.S. Cencus Bureau.

Ezzahid, E. H. dan Muatassin, Y. (2012). Poisson Regression and Zero Inflated Poisson Regression: Application to Private Health Insurance Data. European Actuarial Journal, 2(2), 187-204.

Famoye, F. dan Singh, K. P. (2006). Zero-Inflated Generalized Poisson Regression Model with An Application to Domestic Violence Data. Jurnal Data Science, (4), 117-130.

Garenne, M. dan Zwang, J. (2006). Premarital Fertility in Namibia: Trends, Factors, and Consequences. Journal of Biosocial Science, 38(2), 145-167.

Hilbe, J. M. (2011). Negatif Binomial Regression, 2nd Edition. Cambridge: Cambridge University.

Khosghoftar, G. dan Szabo. (2004). Comparing Software Fault Predictions of Pure and Zero-Inflated Poisson Regression Models. International Journal of System Science, Vol. 36, No. 11, 705-715.

Kusuma, W. (2013). Model Regresi Zero Inflated Poisson pada Data Overdispersion. Jurnal Matematika, 3(2).

Lambert, D. (1992). Zero Inflated Poisson Regression, with An Application to Detect in Manufacturing. Technometrics, 34(1), 1-14.

Musbahar, P. H. (2019). Pandangan Masyarakat Terhadap Fenomena Tingginya Belis (Mahar) Perkawinan (Studi Kasus Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur, Flores Nusa Tenggara Timur. Jurnal HIKMATINA: Jurnal Ilmiah Hukum Keluarga Islam, Volume 1 Nomor 1, 37-43.

Novitasary, M. D., Mayulu, N. dan Kawengian S. E. S. (2013). Hubungan antara Aktifitas Fisik dengan Obesitas pada Wanita Usia Subur Peserta Jamkesmas di Puskesmas Wawonasa Kecamatan Singkil Manado. Jurnal e-Biomedik, Vol. 1, No. 2, 1040-1046.

Nurhayati, S. (2013). Pengetahuan dan Kemampuan Ibu dalam Perawatan Daerah Perianal pada Bayi Usia 0-12 Bulan di Desa Surokonto Wetan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal. Jurnal Keperawatan Anak, 1(1), 37-43.

South, S. J. (1999). Historical Changes and Life Course Variation in the Determinants of Premarital Childbearing. Journal of Marriage and the Family, 61(3), 752-763.

Suyatno. (2011). Belajar Sendiri Mengenal Internet Jaringan Informasi Dunia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Vuong, Q. H. (1989). Likelihood Ratio Test for Model Selection and Non-tested Hypothesis. Econometrica, 57(2), 307-337.

Waters, M. (1995). Globalization. London: Routledge.

Wulandari, S. P., Sutijo, B., dan Rahmawati, I. (2010). Pemodelan Resiko Penyakit Kaki Gajah (Filariasis) di Provinsi Papua dengan Regresi Zero-Inflated Poisson. Forum Statistika dan Komputasi, 15(1), 8-16.

Yutifa, H., Dewi, A.P., Misrawati. (2015). Hubungan Paparan Pornografi Melalui Elektronik Terhadap Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Online Mahasiswa Perpustakaan Fakultas Keperawatan, Vol. 2, No. 2, 1141-1148.




DOI: https://doi.org/10.29303/emj.v3i1.67

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International LicensePreserved in LOCKSS, based at Stanford University Libraries, United Kingdom, through PKP Private LOCKSS Network program.


Indexed by:

   

  

e-ISSN : 2615-3270 || p-ISSN : 2615-3599