Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 2019-06-28

Perbandingan Algoritma Pewarnaan LDO, SDO, dan IDO pada Graf Pengaturan Lampu Lalu Lintas di Persimpangan Lima Kota Tua Ampenan

pewarnaan grafik lampu lalu lintas persimpangan jalan berwarna derajat

Abstract

Coloring point adalah salah satu topik dalam Teori Graf, yaitu tentang mewarnai semua titik pada grafik, sehingga tidak ada dua titik tetangga yang memiliki warna yang sama. Salah satu aplikasi adalah sistem lampu lalu lintas, yang dapat membantu meningkatkan efektivitas lampu lalu lintas untuk mencegah dan mengatasi masalah kemacetan. Tujuan utama titik pewarnaan adalah menggunakan warna minimum yang berbeda untuk mewarnai semua titik pada grafik. Jumlah minimum warna yang digunakan disebut nomor Chromatic. Semakin sedikit warna yang digunakan, semakin efektif solusinya. Jumlah warna dalam sistem lampu lalu lintas menunjukkan jumlah kondisi untuk mengelola lampu lalu lintas. Ada banyak algoritme titik pewarnaan yang berbeda; tiga di antaranya adalah algoritma LDO, SDO dan IDO. Dalam tulisan ini, kami akan menerapkan dan membandingkan ketiga algoritma ini dengan grafik lampu lalu lintas dalam melintasi lima Kota Tua Ampenan. Kami memilih persimpangan jalan ini karena ini adalah salah satu persimpangan ramai di kota Mataram, terutama di pagi hari, jam kerja dan malam hari. Berdasarkan penelitian kami, untuk kasus ini algoritma LDO dan IDO lebih efektif daripada algoritma SDO

References

  1. Diana, Erna Lus, Suryaningtyas, Wahyuni, & Suprapti, Endang. (2016) Pengaturan Lampu Lalu Lintas di Persimpangan Jalan Ahmad Yani Giant dengan Aplikasi Pewarnaan Teori Graf, FKIP UMSurabaya.
  2. Farhan, Muhammad. (2017) Aplikasi Pewarnaan Graf Pada Peraturan Lampu Lalu Lintas., Institut Teknologi Bandung, Indonesia.
  3. http://www.academia.edu/6861219/matematika_diskrit-pewarnaan_graf
  4. Munir, R. 2016. Matematika Diskrit. Bandung: Informatika.
  5. Sari, Khairani P., Armiati, & Mirna. Perbandingan Algoritma Pewarnaan LDO, SDO, dan IDO pada Graf Sederhana, Universitas Padang, Indonesia.