Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 2019-06-28

Karakteristik Gaharu Grynops Vertegii (Gilg.) Domke Berdasarkan Analisis Sebaran Gray Scale Level

Program Studi Fisika, FMIPA, Universitas Mataram, Jl. Majapahit. No. 62, Mataram, 63125, Indonesia.
Program Studi Fisika, FMIPA, Universitas Mataram, Jl. Majapahit. No. 62, Mataram, 63125, Indonesia
Program Studi Fisika, FMIPA, Universitas Mataram, Jl. Majapahit. No. 62, Mataram, 63125, Indonesia.
Program Studi Fisika, FMIPA, Universitas Mataram, Jl. Majapahit. No. 62, Mataram, 63125, Indonesia.
Program Studi Fisika, FMIPA, Universitas Mataram, Jl. Majapahit. No. 62, Mataram, 63125, Indonesia.
Gyrinops versteegii Gray scale Pengolahan citra

Abstract

Gaharu Gyrinops Vertegii (Gilg.) Domke merupakan jenis gaharu yang banyak di ekploitasi di daerah NTB. Nilai ekonomis Gaharu berbanding lurus terhadap kualitasnya, warna merupakan salah satu parameter fisis untuk menentukan kualitas gaharu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan Gaharu Gyrinops Vertegii (Gilg.) berdasarkan sebaran nilai derajat keabuan menggunakan pengolahan citra gaharu. Metode yang digunakan adalah pengolahan citra gaharu berdasarkan gray scale level, Gaharu dibagi menjadi empat kelas berdasarkan warna dominan, dalam penelitian ini dibagi menjadi kelas A, B, C, dan D. Dari citra gaharu dalam bentuk RGB dikonversi dalam bentuk gray scale kemudian diolah dalam bentuk histogram citra untuk mengetahui sebaran derajat keabuan dan intensitasnya. Dari hasil pengolahan gambar dapat dilihat bahwa terjadi pergeseran posisi puncak, perbedaan nilai skala keabuan, dan lebar kurva. Nilai skala keabuan pada masing-masing kelas A, B, C, dan D  berada pada nilai derajat keabuan dan intensitas berturut turut 26, 35, 62 dan 121 dengan posisi puncaknya berturut-turut 43.300, 42400, 30350, 31750. Nilai skala keabuan yang kecil menunjukkan kayu gaharu memiliki warna hitam dan sebaliknya, sedangkan posisi puncak menunjukkan nilai gray scale dominan pada masing-masing kelas. Artikel ini sudah dikoreksi berdasarkan pernyataan koreksi di link : https://doi.org/10.29303/emj.v1i1.59

References

  1. Abdullah, A dkk. (2007). Agarwood Grade Determination System Using Image Processing Technique. Proceedings of the International Conference on Electrical Enginering and Informatics. Institut Teknologi Bandung. Indonesia.
  2. B. Gunn, P. Stevens, M. Singadan, L. Sunari and P. Chatterton. (2004). Eaglewood in Papua New Guinea. Resource Management in Asia-Pacific Program, Paper No. 51. Canberra, Australia.
  3. Liu, Yang-yang., Jian-he Wei, Zhi-hui Gao, Zheng Zhang dan Jun-chen Lyu. 2017. A Review of Quality Assessment and Grading for Agarwood. Chinese Herbal Medicines vol. 9. Hal : 22-30.
  4. Yelnititis. 2014. Perbanyakan Tunas Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan. Vol 8 No 2. September 2014.
  5. Mulyaningsih, Tri., Djoko Marsono, Sumardi dan Isamu Yamada. 2017. Keragaman Infraspesifik Gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke) di Pulau Lombok Bagian Barat. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi. vol. 1 Hal: 57-66.
  6. Putra, D.,2010, Pengolahan Citra Digital, Andi Yogyakarta. Yogyakarta.
  7. Song . 2002. Traditional Chinese Medicine and Medicinal Plant Trade in Taiwan. Taiwan : TRAFFIC East Asia-Taipei.
  8. Suhartono, T. 2001. Gaharu, kegunaan dan pemanfaatnya.Makalah disampaikan pada loka karya Pengembangan Tanaman Gaharu. Ditjen RLPS. Departemen Kehutanan.Mataram 4-5 September 2001.
  9. Susilo, Adi., Titi Kalima dan Erdy Santoso. 2014. Panduan Lapangan Pengenalan Jenis Pohon Penghasil Gaharu Gyrinops spp. di Indonesia. Bogor : IPB Press.