Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 2019-06-28

Model Dinamika Penyebaran Penyakit Campak dengan Pengaruh Vaksinasi dan Penerapannya di Provinsi Nusa Tenggara Barat

MATARAM UNIVERSITY
Universitas Mataram
Campak NTB Model Dinamik Vaksinasi

Abstract

Campak adalah suatu penyakit akut yang sangat menular yang disebabkan oleh Measles virus. Penyakit ini ditularkan melalui droplet ataupun kontak dengan penderita. Selain menimbulkan berbagai macam komplikasi, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian. Dalam tulisan ini akan dirumuskan model dinamika penyebaran penyakit campak dengan pengaruh vaksinasi, yang digunakan untuk melihat pengaruh vaksinasi terhadap penyebaran penyakit campak di Provinsi NTB. Model dinamika penyebaran penyakit oleh pengaruh vaksinasi campak, diperoleh sebagai berikut :dS/dt=(1-θ)Π-αSI/N-μS ; dI/dt=αSI/N-μI-μ I-βI ; dV/dt=θΠ+βI-μVBerdasarkan simulasi dari model di atas, diperoleh kesimpulan bahwa semakin besar cakupan vaksinasi yang dilakukan di Provinsi NTB maka semakin sedikit individu yang rentan saat keadaan stabil dan semakin cepat menghilangnya penyakit campak

References

  1. Aziziah, A.N., 2017, Model Sir pada Epidemi Penyakit Campak Berdasarkan Umur dengan Pengaruh Vaksinasi, MATH- unesa Jurnal Ilmiah Matematika, Vol. 3, No.4.
  2. Boyce, W. E. dan Diprima, R.C., 2012, Elementary Differential Equation and Boundary Value Problems Tenth Edition, John Wiley & Sons, Inc.,United State ofAmerica.
  3. BPS Provinsi NTB, 2017, NTB dalam Angka tahun 2016, BPS NTB, Mataram.
  4. Cherry, J.D., Harrison, G.D., Kaplan, S., Hotez, P., dan Steinbach, W., 2014, Textbook of Pediatric Infectious Diseases : Measles Virus, Elsevier Inc, Philadelphia.
  5. Chin, J., 2000, Manual Pemberantasan Penyakit Menular Edisi 17 Cetakan IV Terjemahan Dr. I Nyoman Kandun, Mph Edisi ke-17, Bakti Husada, Jakarta.
  6. Depkes RI, 2017, Petunjuk Teknis Kampanye Imunisasi Measles-Rubella, (http://www.depkes.go.id), diaksesjam 10.00 WITA, tanggal 25 Januari 2018.
  7. Depkes RI, 2008, Profil Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Tahun 2009, Jakarta.
  8. Diekmann, O., dan Heesterbeek, J.A.P., 2000, Mathematical Epidemiology of Infectious Diseases: Model Building, Analiysis and Interpretation, John Wiley & Sons, Inc., United State of America.
  9. Dinas Kesehatan Provinsi NTB, 2015, Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2015, Dikes NTB, Mataram.
  10. Dinas Kesehatan Provinsi NTB, 2016, Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2016, Dikes NTB, Mataram.
  11. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Indonesia, 2017, Petunjuk Teknis Kampanye Imunisasi Measles-Rubella, (http://www.depkes.go.id), diaksesjam 10.00 WITA, tanggal 25 Januari 2018.
  12. Driessche, V.D.P. dan Watmough, J., 2002, Reproduction Numbers and Subthreshold Endemic Equilibria for Compartmental Models of Disease Transmission, Journal of Mathematical Biosciences, 180, pp.29-48,Yogyakarta.
  13. Perko, L., 2001, Differential Equations and Dynamical Systems Third Edition, Springer, New York.
  14. Verguet, S., Jones, J.E.O., Johri, M., Morris, S.K., Suraweera, W., Cindy L., dan Gauvreau, 2017, Characterizing Measles Transmission in India: A Dynamic Modeling Study using Verbal Autopsy Data, BMC Medicine (2017) 15:151.
  15. WHO, 2004, Treating Measles in Children, (www.who.int/immunization) diunduh jam 10.45 WITA, tanggal 25/01/2018.